Sekda Tubaba Pimpin Deklarasi Anti-Bullying Lewat Program Forkopimda Masuk Sekolah

Tulang Bawang Udik, intermedianews.co.id–Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mengencangkan barisan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan bebas dari tindakan kekerasan. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui program Forkopimda Masuk Sekolah yang digelar di SDN 15 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Senin (10/7/2026).

​Hadir langsung memimpin upacara bendera, Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., bertindak sebagai pembina upacara. Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tubaba, Ny. Desliana Iwan Mursalin, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk perhatian serius terhadap pencegahan perundungan (bullying) di tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tubaba.

​Dalam amanatnya, Iwan Mursalin menegaskan bahwa satuan pendidikan sudah sepantasnya menjelma menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk menimba ilmu. Ia menyoroti kebiasaan saling mengejek yang kerap dianggap sebagai gurauan biasa di kalangan siswa, padahal berpotensi merusak mental anak.

“Mungkin ada yang menganggap mengejek itu hanya bercanda, tetapi efeknya bisa membuat teman sedih, takut, dan hilang semangat belajar. Jangan memukul, mendorong, atau menyakiti. Kalau melihat teman dibully, jangan ikut-ikutan, tapi bantulah mereka,” tegas Iwan di hadapan para siswa dan jajaran pimpinan OPD.

​Iwan juga mendorong para murid untuk memberanikan diri melaporkan segala bentuk kekerasan yang mereka alami atau lihat. Menurutnya, mengadu kepada guru maupun orang tua bukanlah sebuah kelemahan, melainkan tindakan cerdas dan berani. Tak hanya perundungan fisik dan verbal di dunia nyata, Sekda turut mewanti-wanti bahaya perundungan siber (cyberbullying) seiring tingginya penggunaan gawai (smartphone) di kalangan pelajar.

​Sebagai fondasi moral murid, Pemkab Tubaba terus menggembleng karakter peserta didik dengan menanamkan nilai-nilai kebudayaan lokal. Sekda mengajak seluruh siswa untuk memegang teguh tiga prinsip hidup khas Tubaba:

• ​Nemen (Sungguh-sungguh): Menanamkan tekad kuat dan kesungguhan dalam belajar.

• ​Nedes (Ulet): Membentuk mental pantang menyerah saat menghadapi tantangan akademis.

• ​Nerimo (Ikhlas & Menghargai): Menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial.

​”Kalau kalian memegang nilai-nilai itu dan membiasakan hal kecil seperti memberi salam, berkata sopan, serta mau meminta maaf dan berterima kasih, kalian akan tumbuh menjadi anak-anak yang kuat, hebat, dan disukai banyak orang,” pungkasnya.

BAGIKAN

Check Also

Hadiri Pembukaan Aisyiyah Cadre Camp 2026, Bupati Ajak Bersinergi Perkuat Program Pembangunan

Tulang Bawang Barat, intermedianews.co.id–Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., menghadiri  rangkaian kegiatan …